Senin, 07 November 2011

Value Creation

Intensitas Sumber Daya
Di dalam industri kreatif, kreatifitas memegang peranan sentral sebagai sumber daya utama. Industri kreatif lebih banyak membutuhkan sumber daya ktearif yang berasal dari kreatifitas manusia daripada sumber daya fisik. Namun demikian, sumber daya fisik tetap diperlukan terutama dalam peranannya sebagai media kreatif.


Berdasarkan klasifikasi pada matriks di atas, subsektor yang dikelompokkan dengan warna yang sama akan memerlukan strategi pengembangan yang serupa karena kemiripan karakterisitik, baik dari aspek sumber daya insani maupun substansi yang harus dikembangkan. Pada umumnya industri kreatif terdiri dari tujuh kelompok atau golongan utama yang mewakili empat belas subsektor industri kreatif di Indonesia. Tujuh kelompok tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Kelompok Industri Publikasi dan Presentasi Melalui Media (Media Publishing and Presence). Kelompok ini terdiri dari; Penerbitan & Percetakan dan Periklanan (warna oranye, 2 subsektor)
  2. Kelompok Industri dengan Kandungan Budaya yang Disampaikan Melalui Media Elektronik (Electronic Media Presentation with Cultural Content). Kelompok ini terdiri dari; TV & Radio dan Film, Video, & Fotografi (warna ungu, 2 subsektor)
  3. Kelompok Industri dengan Kandungan Budaya yang Ditampilkan ke Publik baik secara langsung maupun lewat media elektronik (Cultural Presentation). Kelompok ini terdiri dari; Musik dan Seni Pertunjukan (warna merah, 2 subsektor)
  4. Kelompok Industri yang Padat Kandungan Seni dan Budaya (Arts and Culture Intensive). Kelompok ini terdiri dari; Kerajinan dan Pasar Barang Seni (warna coklat 2 subsektor)
  5. Kelompok Industri Desain. Kelompok ini terdiri dari; Desain, Fesyen, dan Arsitektur (warna hijau, 3 subsektor)
  6. Kelompok Industri Kreatif dengan Muatan Teknologi (Creativity with Technology). Kelompok ini terdiri dari; Riset & Pengembangan, Permainan Interaktif, dan Teknologi Informasi & Jasa Perangkat Lunak (warna biru tua, 3 subsektor).
Kerangka kerja melalui pembagian kelompok industri kreatif ini akan berperan penting dalam menentukan strategi pengembangan. Dengan mengetahui intensitas pemanfaatan sumber daya alam di dalam industri kreatif, maka strategi pengembangan sektor tertentu harus memperhatikan aspek kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang dibutuhkan dalam industri tersebut. Selain itu, kebijakan pemerintah dari berbagai instansi yang menyentuh empat aspek dominan yang berbeda di dalam industri kreatif tersebut (Seni dan Budaya, Media, Desain, dan Iptek) akan berdampak pula pada subsektor industri kreatif bersangkutan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah terhadap pengembangan industri kreatif akan bersifat lintas sektoral dan membutuhkan koordinasi antar instansi.
Creative Value Creation
Rantai proses penciptaan nilai pada umumnya tidak terjadi di sektor industri kreatif. Hal ini tentunya berbeda dengan sektor manufaktur dan industri konvensional lainnya. Industri kreatif mengutamakan desain dalam penciptaan produk. Industri kreatif membutuhkan kreativitas individu sebagai input utama dalam proses penciptaan nilai.


Pemahaman mengenai rantai penciptaan nilai dalam industri kreatif akan membantu pemegang kepentingan terkait untuk memahami posisi industri kreatif dalam rangkaian industri. Rantai nilai yang menjadi pokok perhatian dalam menentukan strategi pengembangan memiliki urutan sebagai berikut:
  1. Kreasi, terdiri dari; Edukasi, Inovasi, Ekspresi, Kepercayaan Diri, Pengalaman dan Proyek, Proteksi, Agen Talenta.
  2. Produksi, terdiri dari; Teknologi, Jaringan Outsourcing Jasa, Skema Pembiayaan
  3. Distribusi, terdiri dari; Negosiasi Hak Distribusi, Internasionalisasi, Infrastruktur
  4. Komersialisasi, terdiri dari; Pemasaran, Penjualan, Layanan (Services), Promosi
nb: berbagai sumber

Selasa, 01 November 2011

Superman Movie

Beberapa hari setelah shooting Superman: The Man of Steel arahan Zack Snyder dimulai, Warner Bros. pun merilis sinopsis resmi film adaptasi DC Comics ini.

Dari sekian superhero, Superman adalah karakter paling dikenal dan dihormati sepanjang masa. Clark Kent/ Kal-El (Cavill) adalah seorang jurnalis berumur 20an yang merasa berbeda karena memiliki kekuatan yang melampaui imajinasi semua orang. Dipindahkan ke Bumi sekian tahun lalu dari Krypton, sebuah planet alien yang maju, Clark terbebani dengan pertanyaan terbesar - Mengapa Saya ada di sini? Dibentuk dengan nilai yang diberikan oleh orang tua angkatnya Martha (Lane) dan Jonathan Kent (Costner), Clark mengetahi bahwa memiliki kekuatan super artinya membuat keputusan yang berat. Tetapi ketika dunia memerlukan stabilitas, dunia ini pun diserang. Akankah ia menggunakan kekuatannya untuk menciptakan kedamaian atau untuk membelah dan mendominasi? Clark harus menjadi hero yang dikenal sebagai ‘Superman’, tidak hanya bersinar sebagai harapan terakhir dunia tetapi juga untuk menjaga orang-orang yang dicintainya.”

Seperti yang telah dipredikisi sebelumnya, film ini akan menceritakan bagaimana Clark Kent memutuskan untuk menjadi Man of Steel. Ia akan menghadapi villain dari planet lain yaitu General Zod dan teman-temannya dari Krypton.

nb: dari berbagai sumber

Abduction Movie

Halo MovieFreaks, film yang bakalan saya review kali ini bergenre Action Drama Mystery, Bercerita tentang seorang pria muda bernama Nathan (Taylor Lautner) yang menemukan kenyataan bahwa ternyata ia diculik ketika bayi oleh orang tuanya yang sekarang.
Nathan kemudian memutuskan untuk mengungkap konspirasi tentang hidupnya yang kemudian harus terus berlari demi bertahan hidup karena dikejar oleh sekelompok orang berkepentingan (semacam FBI).
Sebelumnya kehidupan Nathan baik-baik saja, sampai teman sekelasnya Karen (Lily Collins), menemukan foto Nathan ketika bayi di sebuah situs orang hilang, ternyata oh ternyata, Nathan dapat kabar bahwa orang tuanya bekerja sebagai agen rahasia.
Hingga suatu malam pasukan kepolisian datang serta menembah mati kedua orang tuanya, namun Nathan berhasil kabur, semenjak peristiwa itu, Nathan harus berkutat dengan kebingungan dalam mencari tahu tentang fakta-fakta hidupnya, hingga terlibat dalam aksi pengejaran, perkelahian, dan aksi tembak menembak.
Film ini disutradarai oleh John Singleton, dan akan dirilis tanggal 23 september, so buat MovieFreaks yang penasaran seperti apa filmnya liat nih Trailernya.




Senin, 31 Oktober 2011

Three Musketeers Movie



"All for one and one for all!"
The Three Musketeers mungkin adalah salah satu kisah klasik yang sangat mendunia. Sebagian besar di antara kalian pasti sudah sering mendengar quote yang terkenal tersebut. Sudah puluhan kali kisah ini diadaptasi di layar perak ataupun seni theater, baik yang buatan Hollywood atau di luar hollywood. Kualitasnya pun juga bermacam - macam. Ada yang buruk, ada pula yang bagus. Pertanyaannya sekarang, termasuk kategori manakah film adaptasi terbaru The Three Musketeers ini?



Sayangnya, adaptasi terbaru dari The Three Musketeers ini termasuk kategori adaptasi yang buruk. Well, hal ini bisa dimaklumi karena film ini digarap oleh pria dibalik film Resident Evil, Death Race, Aliens vs. Predator; Paul W.S Anderson. Sutradara sekaligus suami Milla Jovovich ini memiliki ciri khas yang tidak bisa diubah di hampir setiap filmnya, yakni menganak-tirikan alur cerita dan terlalu fokus pada adegan aksi, yang menurut saya terlalu stylish hingga menjurus ke ranah lebay, murahan dan agak membosankan. 



Bagi yang belum familiar, The Three Musketeers berkisah mengenai seorang pemuda dari Gascony bernama D' Artagnan (Logan Lerman) yang berkelana ke Paris untuk mendaftarkan diri menjadi Musketeers. Dengan segala kebetulan yang terjadi, D' Artagnan malah menantang tiga orang Musketeers; Athos (Matthew MacFadyen), Aramis (Luke Evans), dan Porthos (Ray Stevenson) untuk berduel. Namun, duel tersebut tidak berjalan dengan mulus karena muncul pasukan Kardinal, yang memaksa mereka berempat untuk bergabung melawan pasukan kardinal dan kemudian berhasil melarikan diri. Suatu ketika, keempat musketeers diutus untuk mengambil kalung pernikahan sang Ratu yang dicuri. Namun, mereka mendapati kenyataan mengejutkan bahwa si Kardinal Richelieu (Chris Waltz) ternyata memanfaatkan hal ini untuk menggulingkan kekuasaan King Louis XIII dan memecah peperangan di benua Eropa.



Walau bisa dibilang mirip dengan garis besar cerita novelnya, The Three Musketeers telah melakukan banyak kesalahan. Pertama, naskah ceritanya. Alur yang disajikan terasa terlalu cepat dan gaya penceritaannya yang tidak transparan (baca : tidak jelas) dihiasi dengan segala plot hole yang menganga lebar juga membuat penonton agak bingung dengan apa yang ingin disampaikan film ini. Kedua; tidak lain adalah gaya penyutradaraan Paul W.S Anderson sendiri. Sutradara satu ini saya rasa gagal untuk menyajikan kisah petualangan yang mendebarkan dan memikat. Pembukaan film ini cukup bagus menurut saya dengan menonjolkan unsur fun dan adegan aksinya juga cukup oke. Namun ketika film bergulir lebih dalam lagi, Paul terkesan kehabisan ide kreatif dan cenderung malas. Adegan aksinya menjadi monoton dan membosankan. Karakter - karakter pendukungnya juga kacau dan tidak jelas asal - usul maupun motifnya. Alur ceritanya juga kedodoran dan tidak menarik, sehingga ujung - ujungnya membuat beberapa penonton melirik jam tangannya berkali - kali.



Di luar segala hal di atas, akting para pemain di film ini sungguh memikat; bahkan menurut saya jauh lebih menarik daripada adegan aksinya sendiri. Pemeran ketiga Three Musketeers, menurut saya cukup baik dan berhasil menonjolkan sifat karakternya, sehingga ketiga karakter sentral ini cukup menyenangkan untuk diikuti. Milla Jovovich yang memerankan Milady juga pas dengan parasnya yang identik dengan karakter wanita mematikan, dan tentunya sangat memorable dengan segala kelembengan dan keseksiannya. Lalu, Orlando Bloom yang berakting sebagai Duke of Buckingham juga lucu dan natural, meski patut disayangkan karena screen time-nya sedikit. Tidak lupa pula menyebut Christopher Waltz yang berperan sebagai Cardenal Richelieu juga sukses menonjolkan performa yang baik. Sedangkan Logan Lerman, well, ia tampil standard saja menurut saya, meski tentunya tidak parah seperti Robert Pattinson dan Taylor Lautner. Selain itu, setting tempat dan kostum dalam film ini juga patut diapresiasi. Semuanya dibuat dengan baik, mendetail, dan memanjakan mata. Musik yang mengalun juga terkesan fun dan memorable.





Overall, dengan alur cerita yang kacau dan adegan aksi yang begitu - begitu saja, The Three Musketeers adalah film petualangan aksi yang tidak berkesan dan sangat mudah dilupakan. Dan ntah kenapa, saya merasa formula dan style film ini menjiplak mirip dengan saga Pirates of the Caribbean.
Akhir kata, jika anda benar - benar memiliki waktu luang di akhir minggu ini dan sudah menonton semua film yang ada di bioskop, silahkan tinggalkan otak anda di rumah (pun intended) and enjoy the show.
Nb: dari berbagai sumber

Review Sinopsis Captain America Movie



Setelah Film Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 dan Transformer 3 merajai film Box office akhirnya muncul raja Box Office baru yang mengalahkan kedua film tersebut, yaitu Film Captain America Adapun Sinopsis dan Review Film Captain America ini adalah mengai sesosok pahlawan Super.  Cerita Captain America ini Bermula dari,  Steve Rogers (Chris Evans) memang tak memadai untuk menjadi seorang tentara karena fisiknya. Karena itu pula ia gagal. Pantang menyerah, Steve kemudian mendaftarkan diri menjadi bagian dari eksperimen militer yang dikenal dengan nama Project: Rebirth. Tujuan program ini adalah menciptakan prajurit super yang bakal diturunkan ke medan laga.

Dengan teknologi yang ada, pihak militer AS kemudian mengubah Steve Rogers menjadi prajurit super bernama Captain America. Sayangnya, pemerintah kemudian menganggap eksperimen ini sudah menghabiskan biaya terlalu tinggi dan karena itu tak rela kalau Captain America turun ke medan peperangan. Sebagai gantinya, Captain America lantas dijadikan maskot untuk meningkatkan semangat juang para prajurit. Tak lama kemudian tersiar kabar kalau seorang anggota Nazi bernama Red Skull (Hugo Weaving) ternyata punya rencana jahat untuk menguasai dunia dengan menggunakan benda berkekuatan magis yang dikenal dengan nama Tesseract. Steve Rogers terpaksa turun tangan untuk memburu Red Skull dan menjadi orang pertama yang bergabung sebagai The Avengers.


nb: dari berbagai sumber

Selasa, 18 Oktober 2011

Batu Caves

Pintu masuk ke Gua Batu, sebuah Hindu kuil dan daya tarik wisata dekat Kuala Lumpur , dengan Murugan patung.


Gua Batu ( Tamil ), adalah kapur bukit, yang memiliki serangkaian gua dan kuil gua, yang terletak di Gombak kabupaten, 13 kilometer (8 mil) utara Kuala Lumpur , Malaysia . Ini mengambil nama dari Batu Sungai Batu Sungai atau, yang mengalir melewati bukit. Batu Caves juga merupakan nama desa terdekat.

Gua adalah salah satu yang paling populer Hindu kuil di luar India , yang didedikasikan untuk Tuhan Murugan . Ini adalah titik fokus dari festival Hindu Thaipusam di Malaysia.


 Sejarah 


Interior Batu Caves

Batu kapur membentuk Batu Caves dikatakan sekitar 400 juta tahun. Beberapa pintu masuk gua digunakan sebagai tempat penampungan oleh masyarakat adat Temuan (sebuah suku Orang Asli ).

Pada awal 1860, pemukim Cina mulai menggali untuk pupuk guano patch sayuran mereka. Namun, mereka menjadi terkenal hanya setelah bukit-bukit kapur dicatat oleh otoritas kolonial termasuk Daly dan Syers serta American Naturalist, William Hornaday pada tahun 1878.

Batu Caves dipromosikan sebagai tempat ibadah oleh K. Thamboosamy Pillai , seorang pedagang India. Ia terinspirasi oleh ' vel 'berbentuk pintu masuk gua utama dan terinspirasi untuk mendedikasikan sebuah kuil untuk Tuhan Muruga dalam gua.

Pada tahun 1890, Pillai, yang juga mendirikan Kuil Sri Mahamariamman, Kuala Lumpur , menginstal murti (patung dikuduskan) Sri Subramania Swamy dalam apa yang sekarang dikenal sebagai Gua Kuil. Sejak 1892, festival Thaipusam di bulan Tamil Thai (yang jatuh pada akhir Januari / awal Februari) telah dirayakan di sana.

Tangga kayu sampai ke Gua Kuil dibangun pada tahun 1920 dan telah digantikan oleh 272 langkah konkret. Dari kuil gua yang terdiri dari berbagai situs, terbesar dan paling terkenal adalah Gua Kuil atau Katedral, dinamakan demikian karena beberapa rumah kuil-kuil Hindu di bawah langit-langit berkubah 100 m.
v Situs keagamaan

Berdiri di 42,7 m (140 kaki) tinggi, patung tertinggi di dunia dari Murugan , seorang Hindu dewa, terletak di luar Gua Batu, dekat kota Kuala Lumpur, Malaysia. Patung, yang menelan biaya sekitar 24 juta rupee , terbuat dari 1550 meter kubik beton , 250 ton baja bar dan 300 liter cat emas dibawa dari negara tetangga Thailand .

Meningkat hampir 100 m di atas tanah, Batu Caves kompleks candi terdiri dari tiga gua utama dan beberapa yang lebih kecil. Terbesar, disebut sebagai Gua Cathedral atau Gua Kuil, memiliki 100 m tinggi langit-langit dan fitur hiasan kuil Hindu. Untuk mencapainya, pengunjung harus mendaki curam dari 272 langkah.

Di dasar bukit dua kuil gua lagi, Gua Galeri Seni dan Museum Gua, baik yang penuh dengan patung-patung Hindu dan lukisan. Kompleks ini direnovasi dan dibuka sebagai Villa Gua tahun 2008. Banyak kuil berhubungan kisah Tuhan Murugan kemenangan 's atas setan Soorapadam . Sebuah tur audio tersedia untuk pengunjung.

Ramayana Gua ini terletak di sebelah kiri ekstrem sebagai salah satu wajah dinding bukit belaka. Dalam perjalanan ke Gua Ramayana, ada 50-kaki (15 m) tinggi patung dari Hanuman dan kuil yang didedikasikan untuk Hanuman, monyet pemuja mulia dan ajudan Tuhan Rama . Upacara pentahbisan Bait Allah diadakan pada bulan November 2001.

Gua Ramayana menggambarkan cerita Rama secara kronik sepanjang dinding gua tidak teratur.

Sebuah patung tinggi 42,7 meter (140 ft) dari Tuhan Muruga diresmikan pada Januari 2006, setelah mengambil 3 tahun untuk membangun. Ini adalah Tuhan Muruga patung tertinggi di dunia.

v Administrasi

Malai Batu Candi Sri Subramaniar dikelola oleh Dewan Pengelolaan Sri Maha Mariamman Temple Devasthanam, yang juga mengelola Kuil Sri Mahamariamman, Kuala Lumpur dan Kortumalai Pillaiyar Kuil. Hal ini juga melakukan peran Konsultan Hindu Agama dengan Pemerintah Malaysia dalam menentukan kalender Hindu tahunan.

v Alam, Flora dan Fauna

Cynomolgus Monyet di Batu Caves

Lihat daftar lengkap fauna: Daftar Fauna Batu Caves

Ada gua-gua berkembang berbagai yang berisi beragam fauna gua, termasuk beberapa spesies yang unik, seperti Liphistiidae laba-laba dan Eonycteris dan Rousettus kelelawar buah. Situs ini juga terkenal karena banyak yang kera monyet , dimana pengunjung makan - kadang-kadang tanpa sadar. Monyet ini juga dapat menimbulkan bahaya menggigit untuk wisatawan (terutama anak kecil) karena mereka bisa sangat teritorial.

Di bawah Gua Kuil adalah Gua Gelap, dengan formasi batuan dan sejumlah hewan yang ditemukan di tempat lain. Ini adalah jaringan dua kilometer dari gua relatif belum tersentuh. Stalaktit menonjol dari langit-langit gua dan stalagmit naik dari lantai formasi bentuk rumit seperti tirai gua, aliran batu, mutiara dan kerang gua yang memakan waktu ribuan tahun untuk membentuk.

Dalam rangka mempertahankan ekologi gua, akses dibatasi. The Nature Society Malaysia menyelenggarakan pendidikan dan perjalanan petualangan reguler ke Gua Gelap.

Rock Climbing

Batu Caves juga merupakan pusat panjat tebing pembangunan di Malaysia selama 10 tahun terakhir. Batu Caves menawarkan lebih dari 160 jalur pemanjatan. [1] Rute tersebar di seluruh sisi Gua Batu, yang terdiri dari perbukitan kapur naik ke 150 m. Ini jalur pemanjatan yang mudah diakses sebagai tebing yang paling mulai dari permukaan tanah.

Festival

Ikon dibawa dalam prosesi selama Thaipusam di Batu Caves. Juga terlihat di latar belakang adalah patung emas 42,7 m tinggi Tuhan Muruga.

Batu Caves berfungsi sebagai fokus dari komunitas Hindu Thaipusam tahunan ( Tamil : தைபூசம்) festival. Hal ini telah menjadi sebuah situs ziarah bagi umat Hindu tidak hanya Malaysia, tetapi Hindu di seluruh dunia dari negara-negara seperti India , Australia, dan Singapura .

Sebuah prosesi dimulai pada jam-jam dini hari pada Thaipusam dari Kuil Sri Mahamariamman, Kuala Lumpur menuju ke Gua Batu sebagai kegiatan agama untuk Tuhan Muruga berlangsung delapan jam. Pemuja membawa wadah berisi susu sebagai persembahan kepada Tuhan Muruga baik dengan tangan atau dalam pembawa dihiasi besar pada pundak mereka disebut ' kavadi '.

Para kavadi mungkin sederhana kayu melengkung setengah lingkaran mendukung memegang pembawa disisipkan dengan pot tanah liat kuningan atau susu atau besar, yang berat yang mungkin meningkat hingga dua meter, dibangun dari frame logam yang memegang tusuk sate membungkuk lama, akhir yang tajam menembus kulit tubuh pembawa. Kavadi ini dihiasi dengan bunga-bunga dan burung merak bulu diimpor dari India . Kavadi Beberapa mungkin berat sebanyak seratus kilogram.

Setelah mandi di Batu Sungei dekatnya (Rocky River), para umat wend jalan mereka ke Gua Kuil dan dengan daya tahan yang luar biasa mereka menaiki tangga ke kuil di dalam gua. Pemuja menggunakan tangga pusat yang lebih luas, sementara jamaah dan kerumunan penonton naik dan turun mereka langkan off di kedua sisi.

Ketika pembawa kavadi tiba di kaki tangga 272 langkah menuju Gua Kuil, fakir harus membuat pendakian yang sulit melawan gravitasi-terhadap pers massa ramai.

Imam hadir untuk pembawa kavadi. Bakti abu ditaburkan di atas kait dan tusuk sate menusuk daging umat sebelum mereka dihapus. Tidak ada darah ditumpahkan selama penindikan dan penghapusan. [ kutipan diperlukan ]

Pada tahun 2007, festival ini menarik lebih dari 1,5 juta jamaah, menjadikannya salah satu pertemuan terbesar dalam sejarah .
Pengembangan

Pembangunan perumahan dimulai sejak tahun 1970 dengan perumahan seperti Taman Gua Batu, Taman Selayang, Taman Amaniah, Taman Sri Selayang, dan Medan Taman Batu Caves.

Dalam dekade terakhir, daerah sekitarnya telah berubah dari sebuah desa kecil untuk kawasan industri dan perumahan baru dan toko-toko. Ada juga jembatan meningkat selama jalan raya. Sebuah 515 juta baru ringgit KTM Komuter ekstensi kereta api dari Sentul ke Batu Caves telah menjadi operasional pada bulan Juli 2010 dan Batu Caves Stasiun Komuter terbuka.

Pada tanggal 1 Januari 2011, selama festival Thaipusam tahun ini, ia mengumumkan bahwa sebuah mobil kabel akan dibangun untuk festival tahun berikutnya. Ini akan menelan biaya sekitar 10 juta ringgit.
Mendapatkan Disini

Batu Caves adalah 13 km dari Kota Kuala Lumpur. Cara termudah untuk mencapai Gua Batu adalah dengan kereta api dari KL Sentral Komuter stasiun. Biayanya 2 RM untuk satu perjalanan jalan. Anda juga dapat naik taksi, yang akan menelan biaya 20-25 RM dari KL Sentral (bersikeras untuk naik meter). Anda juga dapat mencapai Gua Batu oleh bus Bus Terminus 11/11d dari Bangkok Bank (Dekat Terminus Puduraya) atau Bus U6 dari Titiwangsa.